Logo Majmu' Syarif Kamil
Majmu' Syarif Kamil Standar Fisik 355 Hal
Bab 41 Halaman Fisik 291 – 294 (PDF 308)

Sesaat Setelah Meninggal

ما يفعل عند الموت

Tata Cara Fiqih dan Adab Merawat Jenazah Sesaat Setelah Menghembuskan Nafas Terakhir

Ukuran Arab:

Tasbih Digital

Target: 33x
1 Hal 291
بِسْمِ اللهِ وَعَلَى مِلَّةِ رَسُوْلِ اللهِ، اَللّٰهُمَّ يَسِّرْ عَلَيْهِ أَمْرَهُ، وَسَهِّلْ عَلَيْهِ مَا بَعْدَهُ، وَأَسْعِدْهُ بِلِقَائِكَ، وَاجْعَلْ مَا خَرَجَ إِلَيْهِ خَيْرًا مِمَّا خَرَجَ عَنْهُ.
Bismillāhi wa 'alā millati Rasūlillāh, Allø̄humma yassir 'alayhi amrah, wa sahhil 'alayhi mā ba'dah, wa as'id-hu biliqā'ik, waj'al mā k̂øraja ilayhi k̂øyram-mimmā k̂øraja 'anh.
1. Doa Memejamkan Mata Jenazah: Dengan nama Allah dan atas ajaran Rasulullah. Ya Allah permudahkanlah urusannya, ringankanlah apa yang akan dihadapinya setelah ini, bahagiakanlah ia dengan berjumpa dengan-Mu, dan jadikanlah tempat yang ia tuju lebih baik daripada dunia yang ditinggalkannya (Hal 291).
2 Hal 292
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ، اَللّٰهُمَّ أْجُرْنِيْ فِيْ مُصِيْبَتِيْ وَأَخْلِفْ لِيْ خَيْرًا مِنْهَا.
Innā lillāhi wa innā ilayhi rāji'ūn, Allø̄humma'jurnī fī muṣø̄batī wa ak̂lif lī k̂øyram-minhā.
2. Doa Keluarga yang Ditinggalkan: Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya kepada-Nyalah kami kembali. Ya Allah berilah aku pahala dalam musibahku ini dan gantikanlah untukku dengan yang lebih baik daripadanya (HR. Muslim, Hal 292).
3 Hal 293
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِفُلاَنٍ، وَارْفَعْ دَرَجَتَهُ فِي الْمَهْدِيِّيْنَ، وَاخْلُفْهُ فِيْ عَقِبِهِ فِي الْغَابِرِيْنَ، وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ، وَافْسَحْ لَهُ فِيْ قَبْرِهِ وَنَوِّرْ لَهُ فِيْهِ.
Allø̄hummaĝfir lifulān, warfa' darajatahū fil-mahdiyyīn, wak̂lufhu fī 'aqibihī fil-ĝø̄birīn, waĝfir lanā wa lahū yā Rabbal-'ālamīn, wafsaḥ lahū fī qabrihī wa nawwir lahū fīh.
3. Doa Memohon Kelapangan Kubur Mayit: Ya Allah ampunilah si fulan (sebut namanya), angkatlah derajatnya bersama orang-orang yang mendapat petunjuk, gantikanlah kedudukannya untuk generasi penerusnya yang tertinggal, ampunilah kami dan dia wahai Tuhan semesta alam, lapangkanlah kuburnya dan terangilah ia di dalamnya (Hal 293).

Keutamaan & Fadhilah

Menjalankan sunnah Rasulullah SAW dalam memejamkan mata mayit, mendoakan kebaikan, mengikat dagu, serta menutup seluruh tubuhnya dengan kain bersih agar terjaga aurat dan kehormatan jenazah.

Sumber Naskah: Naskah Asli Majmu' Syarif Kamil, Bab 41 (Halaman Buku 291 – 294 / PDF 308 – 311)

Tanya Jawab Seputar Bacaan Ini

Sebagaimana dianjurkan oleh para ulama dan tercantum dalam naskah Majmu' Syarif Kamil, waktu utama untuk membaca doa dan wirid ini adalah setelah shalat fardhu (khususnya Subuh dan Maghrib), sepertiga malam terakhir, atau pada malam Jumat.

Dalam naskah standar Edisi Jumanatul 'Ali-ART Bandung (2007), bacaan ini tercetak pada halaman 291 (bertepatan dengan halaman PDF 308 sesuai rumus presisi PDF = Halaman + 17).

Simbol tersebut merupakan kaidah fonografi santri naskah asli Majmu' Syarif Kamil. Huruf ø menandakan vokal tebal (tafkhim), sedangkan tanda circumflex dan titik bawah membedakan makhraj huruf hijaiyah agar bacaan tetap tepat dan sah secara tajwid.

Kebenaran Naskah Terverifikasi 1:1

Seluruh susunan kata Arab, harakat, dan transliterasi telah diaudit secara seksama berdasarkan naskah fisik Majmu' Syarif Kamil (Penerbit Jumanatul 'Ali-ART Bandung 2007) dengan rujukan 355 halaman. 100% bebas dari sisipan iklan dan bebas biaya langganan.