Logo Majmu' Syarif Kamil
Majmu' Syarif Kamil Standar Fisik 355 Hal
Bab 38 Halaman Fisik 267 – 270 (PDF 284)

Hadiah Nabi K̂iḍr ‘AS

هدية نبي الله خضر عليه السلام

Wirid Musabba'at Al-Asyrah Pembuka Mata Batin & Tameng Keselamatan Mutlak

Ukuran Arab:

Tasbih Digital

Target: 33x
1 Hal 267
قِرَاءَةُ سُوْرَةِ الْفَاتِحَةِ (×٧)، وَسُوْرَةِ النَّاسِ (×٧)، وَسُوْرَةِ الْفَلَقِ (×٧)، وَسُوْرَةِ الإِخْلاَصِ (×٧)، وَسُوْرَةِ الْكَافِرُوْنَ (×٧)، وَآيَةِ الْكُرْسِيِّ (×٧).
Qirā'atu Sūratil-Fātiḥah (7x), wa Sūratin-Nās (7x), wa Sūratil-Falaq (7x), wa Sūratil-Ik̂lāṣ (7x), wa Sūratil-Kāfirūn (7x), wa Āyatil-Kursiyy (7x).
1. Membaca Al-Fatihah (7x), An-Nas (7x), Al-Falaq (7x), Al-Ikhlas (7x), Al-Kafirun (7x), dan Ayat Kursi (7x).
2 Hal 268
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ (×٧).
Subḥānallø̄hi wal-ḥamdu lillāhi wa lā ilāha illallø̄hu wallø̄hu akbar, wa lā ḥawla walā quwwata illā billāhil-'Aliyyil-'Aẓīm (7x).
2. Membaca Tasbih, Tahmid, Tahlil, Takbir, dan Hauqalah (7 kali).
3 Hal 269
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ (×٧)، وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ (×٧).
Allø̄humma ṣølli 'alā sayyidinā Muḥammadiw-wa 'alā āli sayyidinā Muḥammad (7x), wa astaĝfirullø̄ha lī wa liwālidayya wa lil-mu'minīna wal-mu'mināt (7x).
3. Membaca Shalawat Nabi (7 kali), dan membaca Istighfar untuk diri sendiri, kedua orang tua, serta orang-orang mukmin (7 kali).

Keutamaan & Fadhilah

Diriwayatkan dari Sayyid Al-Khadir AS kepada Imam Ibrahim At-Taimi, barang siapa mengamalkan sepuluh wirid yang dibaca 7 kali ini setiap pagi dan petang, Allah SWT akan mengampuni dosanya, melindunginya dari sihir dan penguasa zalim, serta mendudukkannya di surga Firdaus.

Sumber Naskah: Naskah Asli Majmu' Syarif Kamil, Bab 38 (Halaman Buku 267 – 270 / PDF 284 – 287)

Tanya Jawab Seputar Bacaan Ini

Sebagaimana dianjurkan oleh para ulama dan tercantum dalam naskah Majmu' Syarif Kamil, waktu utama untuk membaca doa dan wirid ini adalah setelah shalat fardhu (khususnya Subuh dan Maghrib), sepertiga malam terakhir, atau pada malam Jumat.

Dalam naskah standar Edisi Jumanatul 'Ali-ART Bandung (2007), bacaan ini tercetak pada halaman 267 (bertepatan dengan halaman PDF 284 sesuai rumus presisi PDF = Halaman + 17).

Simbol tersebut merupakan kaidah fonografi santri naskah asli Majmu' Syarif Kamil. Huruf ø menandakan vokal tebal (tafkhim), sedangkan tanda circumflex dan titik bawah membedakan makhraj huruf hijaiyah agar bacaan tetap tepat dan sah secara tajwid.

Kebenaran Naskah Terverifikasi 1:1

Seluruh susunan kata Arab, harakat, dan transliterasi telah diaudit secara seksama berdasarkan naskah fisik Majmu' Syarif Kamil (Penerbit Jumanatul 'Ali-ART Bandung 2007) dengan rujukan 355 halaman. 100% bebas dari sisipan iklan dan bebas biaya langganan.