Logo Majmu' Syarif Kamil
Majmu' Syarif Kamil Standar Fisik 355 Hal
Bab 1 Halaman Fisik 3 – 4 (PDF 20)

Fadilah Hari Jumat

فضيلة يوم الجمعة

Keutamaan Sayyidul Ayyam, Salat Jumat, dan Momentum Pengabulan Doa

Ukuran Arab:

Tasbih Digital

Target: 33x
1 Hal 3
إِنَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ سَيِّدُ الأَيَّامِ وَأَعْظَمُهَا عِنْدَ اللهِ تَعَالَى.
Inna yawmal-jumu'ati sayyidul-ayyāmi wa a'ẓømuhā 'indallø̄hi Ta'ālā.
Sesungguhnya hari Jumat adalah penghulu seluruh hari dan hari yang paling agung di sisi Allah Ta'ala.
2 Hal 3
مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوْتُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَوْ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ إِلاَّ وَقَاهُ اللهُ فِتْنَةَ الْقَبْرِ.
Mā mim-muslimiy-yamūtu yawmal-jumu'ati aw laylatal-jumu'ati illā waqāhullø̄hu fitnatal-qabr.
Tiada seorang muslim pun yang meninggal pada hari Jumat atau malam Jumat melainkan Allah SWT akan menjaganya dari siksa dan fitnah kubur.
3 Hal 4
فِيْهِ سَاعَةٌ لاَ يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي يَسْأَلُ اللهَ شَيْئًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ.
Fīhi sā'atul-lā yuwāfiquhā 'abdum-muslimuw-wa Huwa qā'imuy-yuṣøllī yas'alullø̄ha syay'an illā a'ṭø̄hu iyyāh.
Di dalamnya terdapat satu waktu mustajab, yang tiada seorang hamba muslim mendapatinya sedang berdiri shalat memohon sesuatu kepada Allah melainkan Dia pasti memberikannya.

Keutamaan & Fadhilah

Hari Jumat adalah sayyidul ayyam (penghulu segala hari). Allah mewajibkan shalat Jumat, mengampuni dosa Nabi Adam AS, mengabulkan permohonan hamba yang berdoa, dan membebaskan 600.000 orang dari api neraka.

Sumber Naskah: Naskah Asli Majmu' Syarif Kamil, Bab 1 (Halaman Buku 3 – 4 / PDF 20 – 21)

Tanya Jawab Seputar Bacaan Ini

Sebagaimana dianjurkan oleh para ulama dan tercantum dalam naskah Majmu' Syarif Kamil, waktu utama untuk membaca doa dan wirid ini adalah setelah shalat fardhu (khususnya Subuh dan Maghrib), sepertiga malam terakhir, atau pada malam Jumat.

Dalam naskah standar Edisi Jumanatul 'Ali-ART Bandung (2007), bacaan ini tercetak pada halaman 3 (bertepatan dengan halaman PDF 20 sesuai rumus presisi PDF = Halaman + 17).

Simbol tersebut merupakan kaidah fonografi santri naskah asli Majmu' Syarif Kamil. Huruf ø menandakan vokal tebal (tafkhim), sedangkan tanda circumflex dan titik bawah membedakan makhraj huruf hijaiyah agar bacaan tetap tepat dan sah secara tajwid.

Kebenaran Naskah Terverifikasi 1:1

Seluruh susunan kata Arab, harakat, dan transliterasi telah diaudit secara seksama berdasarkan naskah fisik Majmu' Syarif Kamil (Penerbit Jumanatul 'Ali-ART Bandung 2007) dengan rujukan 355 halaman. 100% bebas dari sisipan iklan dan bebas biaya langganan.