Logo Majmu' Syarif Kamil
Majmu' Syarif Kamil Standar Fisik 355 Hal
Bab 35g-s Halaman Fisik 240 – 250 (PDF 257)

Doa Keadaan Khusus & Para Nabi

أدعية الأنبياء عليهم السلام والأحوال

Untaian Munajat Saat Petir, Sakit, Musibah, Hujan, serta Doa Nabi Ibrahim dan Musa AS

Ukuran Arab:

Tasbih Digital

Target: 33x
1 Hal 243
سُبْحَانَ الَّذِي يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلاَئِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ.
Subḥānal-lażī yusabbiḥur-ra'du biḥamdihī wal-malā'ikatu min k̂īfatih.
1. Doa Mendengar Petir: Maha Suci Allah yang petir dan para malaikat bertasbih dengan memuji-Nya karena takut kepada-Nya (Hal 243).
2 Hal 243
أَذْهِبِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ، اشْفِ وَأَنْتَ الشَّافِي، لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا.
Ażhibil-ba'sa Rabban-nās, isyfi wa Antasy-Syāfī, lā syifā'a illā syifā'uka, syifā'al-lā yuĝādiru saqamā.
2. Doa Menjenguk Orang Sakit: Hilangkanlah derita wahai Tuhan manusia, sembuhkanlah dan Engkaulah Maha Penyembuh, tiada kesembuhan selain kesembuhan-Mu, kesembuhan yang tiada menyisakan penyakit (Hal 243).
3 Hal 247
رَبِّ اجْعَلْنِيْ مُقِيْمَ الصَّلاَةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِيْ ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ.
Rabbij-'alnī muqīmaṣ-ṣølāti wa min żurriyyatī, Rabbanā wa taqabbal du'ā'.
3. Doa Nabi Ibrøhīm 'AS: Wahai Tuhanku jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, wahai Tuhan kami perkenankanlah doaku (Hal 247).
4 Hal 248
رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْ، وَيَسِّرْ لِيْ أَمْرِيْ، وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّن لِّسَانِيْ، يَفْقَهُوا قَوْلِيْ.
Rabbisy-raḥ lī ṣødri, wa yassir lī amrī, waḥlul 'uqdatam-mil-lisānī, yafqahū qawlī.
4. Doa Nabi Mūsā 'AS: Wahai Tuhanku lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku agar mereka mengerti perkataanku (Hal 248).
5 Hal 249
اَللّٰهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا.
Allø̄humma ṣøyyiban nāfi'ā.
5. Doa Saat Turun Hujan: Ya Allah jadikanlah curahan hujan ini bermanfaat (Hal 249).

Keutamaan & Fadhilah

Menghimpun doa-doa agung yang dipanjatkan para anbiya di saat genting, serta doa perlindungan saat terjadi fenomena alam yang dahsyat.

Sumber Naskah: Naskah Asli Majmu' Syarif Kamil, Bab 35.g-s (Halaman Buku 240 – 250 / PDF 257 – 267)

Tanya Jawab Seputar Bacaan Ini

Sebagaimana dianjurkan oleh para ulama dan tercantum dalam naskah Majmu' Syarif Kamil, waktu utama untuk membaca doa dan wirid ini adalah setelah shalat fardhu (khususnya Subuh dan Maghrib), sepertiga malam terakhir, atau pada malam Jumat.

Dalam naskah standar Edisi Jumanatul 'Ali-ART Bandung (2007), bacaan ini tercetak pada halaman 240 (bertepatan dengan halaman PDF 257 sesuai rumus presisi PDF = Halaman + 17).

Simbol tersebut merupakan kaidah fonografi santri naskah asli Majmu' Syarif Kamil. Huruf ø menandakan vokal tebal (tafkhim), sedangkan tanda circumflex dan titik bawah membedakan makhraj huruf hijaiyah agar bacaan tetap tepat dan sah secara tajwid.

Kebenaran Naskah Terverifikasi 1:1

Seluruh susunan kata Arab, harakat, dan transliterasi telah diaudit secara seksama berdasarkan naskah fisik Majmu' Syarif Kamil (Penerbit Jumanatul 'Ali-ART Bandung 2007) dengan rujukan 355 halaman. 100% bebas dari sisipan iklan dan bebas biaya langganan.