Pengantar Penerbit Jumanatul ‘Ali-ART
Sejarah Penerbitan & Komitmen Terhadap Kemurnian Turats Islami
Tasbih Digital
Target: 33xKeutamaan & Fadhilah
Penerbit Jumanatul 'Ali-ART Bandung mempersembahkan naskah Majmu' Syarif Kamil dengan tata letak khat mushaf yang indah, harakat tebal jelas, dan pedoman fonografi untuk memudahkan seluruh lapisan masyarakat mengamalkan amalan harian.
Tanya Jawab Seputar Bacaan Ini
Sebagaimana dianjurkan oleh para ulama dan tercantum dalam naskah Majmu' Syarif Kamil, waktu utama untuk membaca doa dan wirid ini adalah setelah shalat fardhu (khususnya Subuh dan Maghrib), sepertiga malam terakhir, atau pada malam Jumat.
Dalam naskah standar Edisi Jumanatul 'Ali-ART Bandung (2007), bacaan ini tercetak pada halaman 3 (bertepatan dengan halaman PDF 20 sesuai rumus presisi PDF = Halaman + 17).
Simbol tersebut merupakan kaidah fonografi santri naskah asli Majmu' Syarif Kamil. Huruf ø menandakan vokal tebal (tafkhim), sedangkan tanda circumflex dan titik bawah membedakan makhraj huruf hijaiyah agar bacaan tetap tepat dan sah secara tajwid.
Kebenaran Naskah Terverifikasi 1:1
Seluruh susunan kata Arab, harakat, dan transliterasi telah diaudit secara seksama berdasarkan naskah fisik Majmu' Syarif Kamil (Penerbit Jumanatul 'Ali-ART Bandung 2007) dengan rujukan 355 halaman. 100% bebas dari sisipan iklan dan bebas biaya langganan.