Logo Majmu' Syarif Kamil
Majmu' Syarif Kamil Standar Fisik 355 Hal
Bab 28 Halaman Fisik 161 (PDF 178)

Taawuz

التعوذ

Lafazh Permohonan Perlindungan dari Godaan Setan yang Terkutuk

Ukuran Arab:

Tasbih Digital

Target: 33x
1 Hal 161
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ.
A'ūżu billāhi minas-syayṭānir-rajīm.
Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.
2 Hal 161
أَعُوْذُ بِاللهِ السَّمِيْعِ الْعَلِيْمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، مِنْ هَمْزِهِ وَنَفْخِهِ وَنَفْثِهِ.
A'ūżu billāhis-Samī'il-'Alīmi minas-syayṭānir-rajīm, min hamzihī wa nafk̂ihī wa nafśih.
Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui dari godaan setan yang terkutuk, dari kegilaannya, kesombongannya, dan tiupan sihirnya.

Keutamaan & Fadhilah

Membentengi kalbu sebelum membaca Al-Qur'an dan menangkis was-was bisikan setan dalam ibadah maupun kehidupan sehari-hari.

Sumber Naskah: Naskah Asli Majmu' Syarif Kamil, Bab 28 (Halaman Buku 161 / PDF 178)

Tanya Jawab Seputar Bacaan Ini

Sebagaimana dianjurkan oleh para ulama dan tercantum dalam naskah Majmu' Syarif Kamil, waktu utama untuk membaca doa dan wirid ini adalah setelah shalat fardhu (khususnya Subuh dan Maghrib), sepertiga malam terakhir, atau pada malam Jumat.

Dalam naskah standar Edisi Jumanatul 'Ali-ART Bandung (2007), bacaan ini tercetak pada halaman 161 (bertepatan dengan halaman PDF 178 sesuai rumus presisi PDF = Halaman + 17).

Simbol tersebut merupakan kaidah fonografi santri naskah asli Majmu' Syarif Kamil. Huruf ø menandakan vokal tebal (tafkhim), sedangkan tanda circumflex dan titik bawah membedakan makhraj huruf hijaiyah agar bacaan tetap tepat dan sah secara tajwid.

Kebenaran Naskah Terverifikasi 1:1

Seluruh susunan kata Arab, harakat, dan transliterasi telah diaudit secara seksama berdasarkan naskah fisik Majmu' Syarif Kamil (Penerbit Jumanatul 'Ali-ART Bandung 2007) dengan rujukan 355 halaman. 100% bebas dari sisipan iklan dan bebas biaya langganan.